## Kami Hadir Karena Kami Peduli Indonesia ## Kepedulian kita harapan mereka ##

Jumat, 28 Juni 2024

Setelah Memberikan Suara di TPS 110, Rahbar Tegaskan Hal ini

 

Pemimpin Besar Revolusi Islam Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei.


Pemimpin Besar Revolusi Islam Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei mengatakan, untuk membuktikan keabsahan, kebenaran dan integritas Republik Islam Iran, kehadiran dan partisipasi masyarakat diperlukan dan wajib.
Hal itu disampaikan Rahbar setelah memberikan suaranya untuk pemilu presiden putaran ke-14 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 110 di Huseiniyyah Imam Khomeini ra di Tehran pada Jumat (28/6/2024) pagi, pukul 08.00 IRST.
Menurut Parstoday, setelah memasukkan surat suara ke kotak suara, Ayatullah Khamenei menanggapi pertanyaan reporter IRIB tentang pentingnya pemilu dan pemungutan suara.
Berikut beberapa poin yang disampaikan Rahbar:

Bismillahirrahmanirrahim
Saya berdoa dan memohon kepada Allah SWT untuk hari dan tahun yang terbaik serta keberkahan yang setinggi-tingginya untuk bangsa tercinta kita.
Hari pemilu adalah hari kegembiraan dan kebahagiaan bagi kami rakyat Iran. Apalagi jika pemilu itu adalah pemilu untuk memilih presiden, yang beberapa tahun ke depan negara akan ditentukan oleh pilihan rakyat ini.
Namun menurut saya, ada hal penting lainnya bersamaan hal itu, yaitu antusiasme, kehadiran dan partisipasi besar masyarakat dan peningkatan jumlah Pemilih, di mana ini adalah kebutuhan pasti bagi Republik Islam.
Republik Islam, dengan kehadiran dan partisipasi rakyat, dan kata "Republik" dalam "Republik Islam" menunjukkan bahwa hakikat dari sistem ini mencakup partisiapi rakyat, oleh karena itu, kelanggengan Republik Islam dan integritas dan konsistensi Republik Islam serta kehormatan Republik Islam dan nama baik dan reputasi Republik Islam di dunia bergantung pada kehadiran dan partisipasi rakyat. Itu sebabnya kami memberikan nasihat kepada rakyat tercinta kami untuk menanggapi masalah pemungutan suara dengan serius, dan berpartisipasi dalam ujian politik yang penting ini.
Untuk membuktikan kebenaran dan kejujuran dan integritas sistem Republik Islam, kehadiran dan partisipasi rakyat merupakan suatu hal yang perlu dan wajib.
Saya berharap, Insyaallah, Tuhan Yang Maha Kuasa akan menentukan pilihan yang terbaik dan paling bermanfaat bagi negeri ini, dan semoga tahun-tahun mendatang menjadi tahun-tahun yang baik dan bagus, serta masyarakat akan puas dengan pilihannya.
Wassalamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.

Putaran ke-14 pemilu presiden Iran untuk menentukan presiden kesembilan negara ini, digelar pada hari ini, Jumat 28 Juni 2024.
59.000 TPS di dalam negeri dan di 95 negara di seluruh dunia telah disediakan untuk pemilu kali ini.
Sementara itu, jumlah warga Iran yang memenuhi syarat untuk menggunakan hak suaranya adalah 61.452.321 Pemilih. (RA)

Sumber: Parstoday Indonesia


Peran Penting Partai Politik Dalam Demokrasi di Indonesia

 

Simpatisan Partai Buruh melakukan yel-yel saat kampanye nasional di Istora Senayan, Jakarta, Januari lalu. Partai memiliki peran penting dalam negara demokrasi (Foto: ANTARA/Erlangga Bregas Prakoso/Spt)

PENDAPAT dari cawapres 02, Gibran Rakabuming Raka, yang menyebut arah politik anak muda ke depan adalah gerakan komunitas tanpa partai politik patut dijadikan perhatian. Pandangan itu bisa berarti parpol tidak lagi menjadi tumpuan anak muda untuk mengikuti kontestasi politik.

Pernyataan bisa menjadi ancaman menurunnya kualitas demokrasi di Indonesia. Itu karena parpol memegang peranan penting dalam sistem pemerintahan di negara demokrasi.

Jumlah parpol yang beragam saat ini justru memberi kesempatan masyarakat untuk memilih parpol dan kader politik dengan visi, misi, hingga program kerja yang sesuai dengan cita-cita pemilih. Banyaknya parpol juga membuka kesempatan masyarakat untuk berpartisipasi langsung dalam dunia politik. 

Meski demikian fenomena dalam beberapa pemilu terakhir menujukkan masyarakat memang cenderung memilih sosok atau tokoh, dibandingkan partai politik pengusung. Fakta itu terjadi saat Joko Widodo memenangi kontestasi Pilpres 2014 dan 2019. 

Tidak sedikit pemilih menyatakan lebih melihat sosok Jokowi yang dianggap mampu menjadi Presiden RI. Namun demikian Jokowi dengan elektabilitas yang tinggi, tetap tidak bisa maju tanpa diusung parpol.

Barangkali itulah pentingnya parpol membenahi rekrutmen dan kaderisasi. Sebab, partai politik adalah kendaraan bagi calon pemimpin untuk maju dalam pilpres atau pileg.

Berdasarkan rekrutmen dan kaderisasi parpol yang mantap, niscaya akan didapat pemimpin yang sesuai dengan kriteria. Terutama yang sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.


Sumber: rri.co.id